Milad ke-7 YPAPI
Peringatan Milad ke-7 YPAPI menjadi momentum bagi Yayasan Pundi Amal Pelita Indonesia. Kegiatan pada Minggu, 27 September 2026, di Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi, menghadirkan bantuan sembako bagi 80 lansia. Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis, pentas seni anak binaan, dan pertunjukan wayang golek melestarikan budaya Sunda.
Mengusung tema “Berbagi Kasih untuk Lansia, Menebar Senyum Yatim”, Milad ke-7 YPAPI tidak hanya menjadi perayaan perjalanan yayasan selama tujuh tahun, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan antara pengurus, relawan, donatur, pemerintah setempat, dan masyarakat.
Sejak pagi, pelataran kantor yayasan dipenuhi suasana hangat dan kekeluargaan. Para lansia mengikuti rangkaian kegiatan sosial, sementara anak-anak binaan turut memeriahkan acara melalui penampilan seni dan budaya.
Persiapan Milad ke-7 YPAPI Berlangsung Selama Tiga Pekan
Kelancaran Milad ke-7 YPAPI tidak terlepas dari persiapan panitia selama kurang lebih tiga pekan.
Selain itu, Ketua Pelaksana Arief Subyarto, A.Md.Par., bersama Penanggung Jawab Nandang Suryana, S.I.Kom., mengoordinasikan berbagai kebutuhan. Kegiatan dapat berjalan dengan tertib.
Persiapan meliputi pendataan penerima manfaat, penyusunan proposal, penggalangan dana, produksi konten media sosial, pengadaan paket sembako dan bibit pohon, serta penataan panggung dan lokasi acara.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan kepada sasaran yang tepat sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat dan para dermawan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial YPAPI.
“Kerja keras selama tiga pekan ini semata-mata kami niatkan untuk memberikan yang terbaik bagi para lansia dan anak-anak binaan kami. Kami ingin Milad ke-7 ini membawa manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” ujar Arief Subyarto.
Kegiatan Pra-Milad ke-7 YPAPI: Kerja Bakti dan Penanaman Pohon
Sebelum acara puncak, rangkaian Milad ke-7 YPAPI diawali dengan kegiatan pra-Milad pada Selasa, 22 September 2026, di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) RW 06.
Pengurus yayasan bersama warga melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan dan menanam pohon alpukat. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.
Bibit alpukat yang ditanam diharapkan dapat dirawat secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat pada masa mendatang.
Melalui kegiatan tersebut, Milad ke-7 YPAPI memperlihatkan bahwa kepedulian sosial tidak hanya berkaitan dengan bantuan kepada sesama, tetapi juga dengan tanggung jawab menjaga lingkungan tempat masyarakat tinggal.
Milad ke-7 YPAPI Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Lansia
Sejak pukul 08.00 WIB, para lansia mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Sebanyak 80 lansia dari wilayah setempat mengikuti rangkaian acara dan memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk pemeriksaan tekanan darah.
Pelayanan kesehatan tersebut dilengkapi penyuluhan yang disampaikan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari STIKes Budi Luhur. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperoleh informasi dasar mengenai kesehatan.
Bagi lansia, perhatian terhadap kesehatan merupakan bagian penting dari kesejahteraan. Karena itu, kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat melengkapi bantuan kebutuhan pokok dengan perhatian terhadap kondisi dan kualitas hidup penerima manfaat.
Suasana semakin akrab dengan lantunan musik hadroh dan hidangan ringan yang disediakan panitia. Kehadiran para sesepuh yayasan juga menambah makna tersendiri dalam peringatan perjalanan pengabdian YPAPI.
Pembukaan Milad ke-7 YPAPI dan Dukungan Tokoh Masyarakat
Acara resmi dimulai pukul 08.30 WIB dengan dipandu oleh pembawa acara, Rendi. Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Lutfi.
Ketua Yayasan Pundi Amal Pelita Indonesia, Nandang Suryana, S.I.Kom., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan tujuh tahun yayasan dalam menjalankan kegiatan sosial dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dukungan juga disampaikan oleh Ketua RW 06, Dede Samsudin, serta Lurah Cipageran, Asep Hendrayana, S.Hut., M.M. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan pentingnya kerja sama antara lembaga sosial dan pemerintah setempat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Lurah Cipageran mengapresiasi peran YPAPI dalam membantu masyarakat, khususnya lansia dan anak-anak yatim di wilayah Cipageran.
Dukungan tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi YPAPI untuk melanjutkan berbagai program sosial secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak.
Penyaluran Sembako dalam Rangka Milad ke-7 YPAPI
Salah satu agenda utama Milad ke-7 YPAPI adalah penyerahan bantuan sembako dan nasi kotak kepada para lansia yang hadir.

Sebelum pembagian dilakukan, Ketua Yayasan menyerahkan bibit pohon alpukat secara simbolis kepada Lurah Cipageran dan Ketua RW 06. Penyerahan ini menjadi simbol kepedulian terhadap lingkungan dan harapan agar warga turut menjaga keberlanjutan manfaat dari kegiatan penanaman pohon.
Selanjutnya, bantuan sembako diserahkan secara simbolis oleh Lurah Cipageran, Ketua RW 06, dan Ketua Yayasan. Panitia kemudian melanjutkan pembagian secara langsung kepada para lansia di tempat duduk masing-masing.
Suasana penuh kehangatan mewarnai proses penyaluran bantuan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian kepada warga lanjut usia sekaligus mengingatkan bahwa kepedulian sederhana dapat menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
Pentas Seni Anak Binaan Meriahkan Milad ke-7 YPAPI
Selain kegiatan sosial, Milad ke-7 YPAPI juga memberikan ruang bagi anak-anak binaan untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka.
Tim hadroh membawakan tiga lagu bernuansa Islami yang menambah suasana religius. Selanjutnya, Ananda Eca menampilkan tarian tradisional yang turut memperkenalkan kekayaan seni budaya kepada para hadirin.

Penampilan anak-anak binaan menjadi bagian penting dari acara karena memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan kemampuan, melatih kepercayaan diri, dan memperoleh apresiasi atas usaha yang telah dilakukan.
Kemeriahan bertambah ketika Rendi selaku pembawa acara mengadakan kuis interaktif untuk para lansia. Sejumlah hadiah diberikan kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan. Sesi ini menghadirkan hiburan sederhana yang membuat suasana semakin akrab dan menyenangkan.
Wayang Golek Ngarepot Warnai Puncak Milad ke-7 YPAPI
Puncak hiburan Milad ke-7 YPAPI menghadirkan pertunjukan wayang golek dengan lakon “NGAREPOT” atau “Ngaji Bareng Si Cepot”, yang dibawakan oleh Ki Dalang Ujang Somantri dari Lingkung Seni Karang Kencana Bandung.
Selama kurang lebih satu jam, tokoh Si Cepot menghibur penonton melalui dialog jenaka yang diselingi pesan moral dan nilai-nilai keagamaan. Pertunjukan tersebut mengundang gelak tawa para lansia dan warga yang hadir.
Wayang golek dipilih sebagai hiburan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan budaya. Melalui karakter Si Cepot yang dekat dengan masyarakat Sunda, pesan kebaikan dapat disampaikan dengan cara ringan dan mudah dipahami.
Kehadiran seni tradisional dalam Milad ke-7 YPAPI sekaligus menjadi upaya untuk menjaga agar kebudayaan lokal tetap dikenal dan diapresiasi oleh berbagai generasi.
Penutupan Milad ke-7 YPAPI dan Harapan untuk Program Sosial Berikutnya
Rangkaian acara berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dengan sesi foto bersama dan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustaz Lutfi. Setelah acara resmi ditutup, panitia bergotong royong membersihkan serta merapikan lokasi kegiatan.
Apresiasi atas pelaksanaan acara juga disampaikan oleh Ketua RW 06 ketika kembali bersilaturahmi ke kantor yayasan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kegiatan yang berlangsung khidmat, lancar, dan terorganisasi dengan baik.
Bagi Yayasan PAPI, perayaan ini bukan sekadar penanda bertambahnya usia organisasi.
Selain itu, perayaan ini menegaskan tanggung jawab menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Perhatian kepada lansia, pendampingan anak binaan, pelayanan kesehatan, kepedulian lingkungan, dan pelestarian budaya menjadi bagian utamanya.
Ke depan, Yayasan Pundi Amal Pelita Indonesia berharap sinergi dengan pemerintah setempat, para donatur, relawan, dan masyarakat dapat terus terjalin. Dukungan bersama akan menjadi modal penting untuk menjalankan program-program sosial dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Tujuh tahun pengabdian menjadi langkah untuk terus menebar kebaikan. Sebab, keberhasilan sebuah kegiatan sosial bukan hanya terlihat dari bantuan yang disalurkan, tetapi juga dari kepedulian yang tumbuh, kebersamaan yang terbangun, dan kebahagiaan yang dirasakan oleh masyarakat.
Kontributor: Arief Subyarto – CMH